Aku Tahu

Dear God (Aku Tahu)

Aku tahu kau jijik
Aku memang menjijikkan
Aku tahu kau takut
Aku memang menakutkan

Aku tahu
Aku tahu itu,

Aku tahu kau malu
Aku memang memalukan
Aku tahu kau sebal
Aku memang menyebalkan
Aku tahu kau muak
Aku memang memuakkan

Aku tahu
Aku tahu itu, kekasihku

Aku tahu kau sedih
Aku memang menyedihkan
Aku tahu kau ragu
Aku memang meragukan
Aku tahu kau kecewa
Aku memang mengecewakan

Aku tahu
Aku tahu itu, …

*Madiun, 10 Februari 2015

Saat Anjing

Saat_Anjing

Seremoni wisuda, bangga kau ucap anjing
Tahu ijazah tak laku, kau berkeluh anjing
Mulai diterima bekerja, syukur kau ucap anjing
Mendadak putus kontrak, berontak kau teriak anjing

Beranjak rintis usaha, dalam doa kau bisikkan anjing
Begitu usahamu naik daun, jumawa kau bilang anjing

Tetiba usahamu gulung tikar, menjerit kau umpat anjing
Dapur tak lagi ngebul, mengeluh kau menyergah anjing
Istri mulai berpaling, mengamuk kau pekikkan anjing
Alkohol dan tembakau kini hibur harimu, mengigau kau panggil anjing
Komplikasi rasuk usia senja, menangis kau mengerang anjing

Waktu ajal menjemput, masih sempat kau menjerit anjing
Man robbuka? Akankah kau jawab anjing?

*Senja hujan di kantor Jawa Pos Radar Madiun (1/2/2015)

Sumpah Sampah

Sumpah Sampah

Habis manis sepah dibuang
Terbuang di sisi jalan
Berserakan
Tertiup angin sebagian
Ke saluran-saluran selokan
Sepintas terlihat oleh mereka
Tapi lupa jua seketika

Pedulinya mereka ketika kami masih manis
Manis hilang, kami dianggapnya najis
Melihat kami pun tutup hidung dan lari terbirit-birit
Hirau lagi akan eksistensi kami

Mesti ke siapa kami mengadu?
Kemuakan kami sudah menggunung
Bahkan awan pun iba menjadi mendung
Tumpahlah tangisnya atas izin Yang Maha Agung

Kami gembira hujan turun dengan derasnya
Air hujan kebingungan mencari arah jalan pulang
Kami sengaja menutup jalan mereka
Tapi kami tahu jalan keluarnya
Meski itu bukan yang seharusnya

Manunggaling kawula banyu
Mengalir di atas aspal menyebar bau
Menyelinap ke berbagai celah arah tak kenal ampun
Tak kenal bangunan mewah maupun kumuh
Menggenang selama berminggu-minggu
Bahkan nyawa mereka kadang kami renggut
Entah itu anak-anak, remaja, maupun yang sudah uzur

Tangis mereka pecah membahana
Menyatu dengan sampah dan air bah
Manusia terbangun kesadarannya
Bahu-membahu saling menyalahkan
Bahu-membahu saling menyadarkan
Menggiatkan program daur ulang
Menggiatkan program ramah lingkungan
Namun hanya sebatas suara
Tak ada aksi nyata yang berlangsung lama
Hilang dan terlupa dimakan masa

Buanglah sampah pada tempatnya
Atau kami jijikkan dunia kalian
Perlakukan kami dengan semestinya
Atau kami nerakakan dunia kalian