Sambal Pedas Level II

SEJAK apa yang dibayangkan Gob tentang fatwa haram makanan pedas itu, Blok sering merenung. Dia membayangkan jika itu benar-benar terjadi, Blok takut justru pengharaman itu memecah belah persatuan. Ada pencinta pedas garis keras. Ada pula kelompok anti-pedas yang sama-sama bergaris keras. Wah, memikirkan itu, Blok jadi kalut. Dia harus cepat-cepat menemui Gob. Di malam yang…

Ikrar Ingkar Janji

MATAHARI belum muncul sempurna. Lembayung fajar di ufuk timur siluetkan gedung bertingkat seolah jajaran batu nisan tanpa tuan. Kunang-kunang yang menyamar dalam lampu kendaraan juga belum banyak bermunculan. Gema suara samar lantunan ayat suci membuat diri kian ciut mengecil. Berbarengan dengan gesekan sapu lidi mengayun, Blok berjalan tergesa-gesa. Dia susuri jalanan yang tempo hari sempat…

Sambal Pedas

LANGIT sedang cemerlang. Tidak ada mendung hitam yang menutupi taburan bintang yang bersinar. Gob tenguk-tenguk di teras warung Mbok Nom sambil memandangi langit malam itu yang dihiasi jutaan bintang. Dia mencoba mencari rasi bintang yang belum ditemukan. Niatnya itu tak lain dan tak bukan biar namanya tercatat dalam sejarah ilmu astrologi. Lumayan, pemuda ndak jelas…

Lalap Kalap

LALAP tidak gratis! Begitu tertulis dalam plang besar begitu memasuki warung tenda pecel lele milik Gob dan Blok. Betul, dua pemuda tanggung ini mencoba peruntungan baru dengan membuka usaha di bidang kuliner. Sebelumnya, tentu saja mereka ndak punya pekerjaan jelas sehingga otomatis berimbas pada penghasilannya yang juga sama tak jelasnya. Belum lama keduanya membuka usaha…

Cinta Makan, Makan Cinta

DALAM rangka syukuran karena hari Senin itu sedang cerah banget, Mbok Nom menggratiskan semua dagangannya. Otomatis warung kecil nan sederhana itu dirubung banyak orang layaknya kaum ibu-ibu kala menyerbu barang diskonan di supermarket. Jelas saja warungnya ramai, lha wong kondisi biasa saja warung Mbok Nom ramai, apalagi ini digratiskan. Woooo tambah membludak orang yang ke…